“Sampel akan dikirim ke Batam untuk diperiksa di BPOM atau Labkesmas guna memastikan penyebab pastinya,” ucapnya kepada awak media pada Kamis, 16 April 2026.
Sementara SPPG yang bertanggung jawab, yakni SPPG Air Asuk diberhentikan sementara oleh Badan Gizi Nasional (BGN).
Pemberhentian sementara operasionalnya ini sambil menunggu pemeriksaan lebih lanjut terkait penyebab keracunan.
Baca Juga: Catat! Jadwal Lengkap Keberangkatan Haji Indonesia 2026
Video Viral Faskes Penuh dengan Korban
Kondisi faskes tempat korban keracunan dirawat salah satunya diunggah oleh akun TikTok @datambg pada Kamis, 16 April 2026.
Dalam video yang berdurasi 46 detik itu tampak satu ruangan penuh dengan para korban.
Siswa bahkan menggunakan satu ranjang yang diisi hingga dua orang karena keterbatasan tempat.
Selang infus juga terlihat dalam video yang kini telah diputar lebih dari 20 ribu kali penayangan itu.
***
Baca Juga: Pemerintah Rampingkan Aturan dan Siapkan Banyak Insentif, Masyarakat Miskin Makin Mudah Punya Rumah
Artikel Terkait
Sekolah Rakyat Hidupkan Mimpi Anak Pengemudi Ojol untuk Kuliah di AS dan Jadi Data Analys
Kuota BPJS PBI Capai 96,8 Juta Orang, Rp 4,06 T Tiap Bulan Disiapkan
Pemerintah Buka 35 Ribu Loker untuk Koperasi dan Kampung Nelayan Merah Putih, Statusnya Pegawai BUMN
Kopdes Merah Putih Milik Bersama, 97% Keuntungan Dibagikan untuk Masyarakat Desa
Kopdes Merah Putih Tak Bebani APBN, Justru Optimalkan Dana Desa untuk Ekonomi Rakyat
Dari Memulung ke Sekolah Rakyat, Fikri Temukan Lagi Senyum dan Harapan Baru
Pemerintah Rampingkan Aturan dan Siapkan Banyak Insentif, Masyarakat Miskin Makin Mudah Punya Rumah
Catat! Jadwal Lengkap Keberangkatan Haji Indonesia 2026
Fundamental Ekonomi Kuat, Indonesia Jadi 'Cahaya' di Mata Investor Global
Persiapan Layanan Haji Hampir 100%: Akomodasi, Konsumsi, Transportasi, hingga Layanan Kesehatan Sudah Siap