MediaLangit.id - Kasus dugaan keracunan usai mengonsumsi Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali terjadi.
Keracunan setelah menyantap MBG menimpa setidaknya 155 murid dari jenjang PAUD hingga SMP di Kepulauan Anambas, Kepulauan Riau.
Kasus keracunan itu terjadi pada menu yang dikirim oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Air Asuk ada hari Rabu, 15 April 2026.
Korban keracunan disebutkan tak hanya para siswa, melainkan juga orang tua yang diduga ikut memakan menu MBG anaknya.
Ratusan Korban Dirawat di Rumah Sakit dan Puskesmas
Dalam insiden tersebut, para korban dirawat di dua faskes, yakni di RSUD Palmatak dan Puskesmas Siantan Tengah.
RSUD Palmatak merawat 114 korban, di mana 110 orang sudah diizinkan pulang dan 4 lainnya dirawat intensif.
Sementara untuk Puskesmas Siantan Tengah, ada sekitar 41 korban dengan 26 orang di antaranya sudah kembali ke rumah.
Sebanyak 15 orang lainnya masih dirawat secara intensif untuk memulihkan kesehatannya.
Baca Juga: Fundamental Ekonomi Kuat, Indonesia Jadi 'Cahaya' di Mata Investor Global
Uji Lab Menu MBG yang Dihidangkan
Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana Anambas, Feri Oktavia, mengungkapkan bahwa kepastian menu dari MBG yang membuat keracunan masih dalam pemeriksaan lanjutan.
Lebih lanjut, Feri membeberkan bahwa pemeriksaan pada menu MBG yang dibagikan telah dibawa ke Batam.
Artikel Terkait
Sekolah Rakyat Hidupkan Mimpi Anak Pengemudi Ojol untuk Kuliah di AS dan Jadi Data Analys
Kuota BPJS PBI Capai 96,8 Juta Orang, Rp 4,06 T Tiap Bulan Disiapkan
Pemerintah Buka 35 Ribu Loker untuk Koperasi dan Kampung Nelayan Merah Putih, Statusnya Pegawai BUMN
Kopdes Merah Putih Milik Bersama, 97% Keuntungan Dibagikan untuk Masyarakat Desa
Kopdes Merah Putih Tak Bebani APBN, Justru Optimalkan Dana Desa untuk Ekonomi Rakyat
Dari Memulung ke Sekolah Rakyat, Fikri Temukan Lagi Senyum dan Harapan Baru
Pemerintah Rampingkan Aturan dan Siapkan Banyak Insentif, Masyarakat Miskin Makin Mudah Punya Rumah
Catat! Jadwal Lengkap Keberangkatan Haji Indonesia 2026
Fundamental Ekonomi Kuat, Indonesia Jadi 'Cahaya' di Mata Investor Global
Persiapan Layanan Haji Hampir 100%: Akomodasi, Konsumsi, Transportasi, hingga Layanan Kesehatan Sudah Siap