MediaLangit.id - Jakarta, 9 April - Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menyampaikan apresiasi kepada seluruh kementerian dan lembaga atas hasil kepuasan publik yang tinggi terhadap penyelenggaraan mudik Lebaran 2026. Menurutnya, baik arus berangkat maupun balik mudik Lebaran tahun ini relatif tertib dan lancar.
“Alhamdulillah semua dapat kita lalui dan masyarakat menyampaikan kepuasannya, tetapi ini adalah hasil kerja sama kita semua, adalah hasil perencanaan yang memang dirancang sedemikian rupa untuk memastikan seluruh kegiatan masyarakat dapat berjalan dengan baik dan lancar,” ujar Prasetyo di Istana Negara, Jakarta, Rabu (8/4).
Prasetyo menyatakan memang masih ada beberapa catatan soal perjalanan mudik Lebaran 2026. Berbagai catatan ini akan jadi perbaikan bagi pemerintah untuk tahun-tahun mendatang.
“Meskipun ada catatan-catatan tentunya untuk perbaikan,” kata dia.
Menurut survei Indikator Politik Indonesia, tingkat kepuasan publik terhadap penyelenggaraan mudik Lebaran pemerintah sebesar 85,3 persen. Sementara menurut survei KedaiKopi, tingkat kepuasan masyarakat mencapai 88,8 persen.
Adapun menurut data Kementerian Perhubungan (Kemenhub), total penumpang angkutan umum selama masa Angkutan Lebaran tahun 2026 mencapai 23,54 juta orang, meningkat 10,87% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menyatakan peningkatan terjadi di seluruh moda transportasi.
Rinciannya yakni moda angkutan jalan sebanyak 3,89 juta penumpang, mengalami kenaikan sebesar 11,64% dibandingkan 2025 yaitu 3,49 juta penumpang. Moda angkutan laut sebanyak 2,02 juta penumpang, mengalami kenaikan sebesar 9,86% dibandingkan 2025 yaitu 1,84 Juta Penumpang
Kemudian moda angkutan udara sebanyak 4,77 juta penumpang, mengalami kenaikan sebesar 6,97% dibandingkan 2025 yaitu 4,47 juta penumpang.
"Moda kereta api sebanyak 7,31 juta penumpang, mengalami kenaikan sebesar 10,13% dibandingkan 2025 yaitu 6,64 juta penumpang. Dan moda penyeberangan sebanyak 5,52 juta penumpang, mengalami kenaikan sebesar 15,36% dibandingkan 2025 yaitu 4,79 juta penumpang," kata Dudy dalam acara Penutupan Posko Pusat Angkutan Lebaran Terpadu 2026 di Jakarta, Senin (30/3).
Selain pergerakan penumpang angkutan umum, jumlah kendaraan yang keluar dari Jabodetabek juga mengalami peningkatan. Tercatat, jumlah kendaraan yang keluar dari wilayah Jabodetabek mencapai 2,96 juta unit, naik 4% dibanding Lebaran tahun lalu.
Sebagian besar pergerakan kendaraan keluar Jabodetabek menuju arah timur Pulau Jawa (Jawa Tengah, Yogyakarta, Jawa Timur), yaitu 1,5 juta kendaraan atau 51,50%. Kemudian 26,5% atau 785 ribu kendaraan menuju arah barat (Banten dan Sumatra). Lalu 22% atau 654 ribu kendaraan menuju arah selatan (Bogor dan Sukabumi).
Artikel Terkait
Menyoroti Korban Pelecehan di Pagar Alam Sumsel yang Kini jadi Tersangka, Dijerat UU ITE karena Akses HP Pelaku
Viral Curhatan Pilu Seorang Wanita di Medsos, Menangis 600 Pohon Pisang Siap Panen Diduga Disuntik Racun
Makin Memanas, dari Keluhan Tarif Parkir RSUD Cibinong Kini Merembet ke Dugaan Pelanggaran Privasi oleh Pengelola
Viral Tragedi Pilu WNI di Kamboja, Pekerja Migran Asal Majalengka Diduga Tewas Dibunuh oleh Rekannya Sendiri
Usai Wacana Motor Operasional MBG Viral di Medsos, Bos BGN Kini Akui Jumlahnya Capai 25 Ribu Unit
Diduga Tertunda Tanpa Pemberitahuan, Zaskia Adya Mecca Kritik Proses Sidang Kasus Pemukulan Karyawannya di Pengadilan Militer
Viral Pedagang Kaki Lima di Jakarta Cekcok dengan Satpol PP, Diduga Ancam Petugas Pakai Sebilah Pisau
Teungku Nyak Sandang, Tokoh Aceh yang Jadi Donatur Pesawat RI Pertama Itu Kini Telah Wafat di Usia 100 Tahun
Viral Bus Mogok di Mejayan Madiun Terhantam Truk Boks, Sopir Dievakuasi Lebih dari 1 Jam usai Terjepit di Kabin
Viral Karyawan Mie Gacoan Minta Cuti karena Keluarganya Sakit namun Ditolak hingga Diminta Resign Supervisor