Minggu, 19 April 2026

HUT ke-8 KKPP: Dangdut, Budaya, dan Lahirnya BD Plus

Photo Author
- Jumat, 10 April 2026 | 15:57 WIB
HUT ke-8 KKPP: Dangdut, Budaya, dan Lahirnya BD Plus (Dok. KKPP PALEMBANG)
HUT ke-8 KKPP: Dangdut, Budaya, dan Lahirnya BD Plus (Dok. KKPP PALEMBANG)


MediaLangit.id - Palembang, 7 April 2026 — Bagi Kerukunan Keluarga Pedangdut Palembang (KKPP), ulang tahun ke-8 bukan sekadar perayaan.

“Hari ini kita tidak hanya merayakan usia organisasi. Kita sedang merayakan perjalanan bunyi dan kebudayaan,” ujar Ketua KKPP, Kgs M Riduan.

Sejak awal, KKPP berdiri dengan keyakinan bahwa dangdut bukan hanya hiburan, tetapi suara masyarakat - tentang cinta, perjuangan, dan harapan.

Baca Juga: Viral Karyawan Mie Gacoan Minta Cuti karena Keluarganya Sakit namun Ditolak hingga Diminta Resign Supervisor

Di Palembang, dangdut terus hidup dan mengalir dari generasi ke generasi. Perjalanannya sendiri tak lepas dari pengaruh besar tokoh seperti Rhoma Irama yang membawa dangdut naik kelas, dari musik pinggiran menjadi budaya populer yang diakui, bahkan kini berstatus Warisan Budaya Takbenda Indonesia.

Momentum HUT ini juga ditandai dengan peluncuran Bintang Dangdut Plus (BD Plus).
Bukan sekadar lomba, BD Plus dirancang sebagai ruang pembinaan.

“Ini bukan hanya soal suara, tapi juga karakter, etika, dan pemahaman budaya,” tegas Riduan.
Konsep “Plus” menjadi pembeda- peserta tidak hanya dituntut pandai bernyanyi, tetapi juga memahami budaya Palembang dan mampu tampil sebagai entertainer yang berkepribadian.

Baca Juga: Viral Bus Mogok di Mejayan Madiun Terhantam Truk Boks, Sopir Dievakuasi Lebih dari 1 Jam usai Terjepit di Kabin

Pembina KKPP, Vebri Alintani, menyebut BD Plus sebagai langkah penting membentuk generasi dangdut yang berkualitas. Hal senada disampaikan Ketua DKPP, M. Nasir, yang menekankan pentingnya inovasi tanpa meninggalkan akar budaya.

Sementara Ketua Pelaksana, Reynaldo, optimistis ajang ini akan menjadi panggung lahirnya bintang dangdut baru Palembang.

Pada akhirnya, HUT ke-8 KKPP bukan hanya tentang perjalanan yang telah dilalui, tetapi juga tentang masa depan yang sedang dibangun.

“Mari kita jaga harmoni dan wariskan dangdut yang berbudaya untuk generasi berikutnya.”

Baca Juga: Teungku Nyak Sandang, Tokoh Aceh yang Jadi Donatur Pesawat RI Pertama Itu Kini Telah Wafat di Usia 100 Tahun

Editor: Boy

Sumber: Promedia Teknologi Indonesia, Rilis, Kerukunan Keluarga Pedangdut Palembang (KKPP)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X