Minggu, 19 April 2026

Di Hadapan Mantan Presiden, Wapres, dan Tokoh Nasional, Prabowo Bahas Konflik Iran hingga Board of Peace

Photo Author
- Rabu, 1 April 2026 | 20:05 WIB
Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia (batik kuning) di Istana Negara (Dok. Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden)
Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia (batik kuning) di Istana Negara (Dok. Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden)

MediaLangit.id - Jakarta - Presiden RI Prabowo Subianto mengundang sejumlah mantan presiden dan wakil presiden serta tokoh nasional untuk membahas perkembangan geopolitik global, termasuk situasi Iran serta kesiapan Indonesia dalam mengantisipasi berbagai risiko yang mungkin timbul.

Turut hadir dalam pertemuan tersebut juga para ketua umum partai politik, di antaranya Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono, Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan, Presiden PKS Al Muzzammil Yusuf, serta Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia.

Bahlil mengatakan, Prabowo dalam pertemuan itu memaparkan perkembangan geopolitik terkini dan langkah-langkah antisipatif pemerintah dalam menghadapi potensi dampak konflik, khususnya terkait sektor energi dan stabilitas nasional.

Baca Juga: Curhatan Acha Septriasa soal MBG Jadi Sorotan di Medsos, Bermula dari Postingannya yang Ajak Warga Ikut Respon Kebijakan

“Bapak Presiden menjelaskan berbagai hal terkait perkembangan geopolitik dan kesiapan Indonesia dalam menghadapi dinamika global, khususnya dalam konteks energi dan beberapa persoalan lain” ujar Bahlil kepada awak media di Istana Negara, Selasa malam (3/3).

Menurutnya, langkah tersebut dilakukan Prabowo guna memastikan Indonesia mampu mengantisipasi dampak global demi menjaga keamanan dan kepentingan nasional.

Prinsipnya, kami dari partai politik sangat memahami posisi yang dilakukan Bapak Presiden dan kesiapan langkah-langkah untuk mengantisipasi situasi ini, imbuh dia.

Senada dengan itu, Presiden PKS Al Muzzammil Yusuf menyampaikan bahwa Prabowo juga siap kesiapan Indonesia menghadapi potensi krisis, termasuk ketahanan pangan, energi, serta pentingnya soliditas elite nasional.

“Intinya bagaimana kesiapan kita menghadapi krisis itu. Beliau menjelaskan tentang kesiagaan pangan, kesiagaan energi, dan dialog elite. InsyaAllah beliau sendiri akan menyampaikan sikap resmi kepada masyarakat,” tambahnya.

Selain isu Iran, Muzzammil mengatakan Prabowo juga menjelaskan perkembangan terkait Dewan Perdamaian.

Dalam pembahasan tersebut, Prabowo menyampaikan bahwa Board of Peace mungkin bukan pilihan ideal, namun dinilai sebagai opsi paling realistis untuk mendorong perdamaian jangka panjang di Palestina.

“Dari penjelasan Pak Prabowo tentang Dewan Perdamaian itu adalah penjelasan yang mungkin telah disampaikan Pak Prabowo kepada MUI dan Ormas Islam,” tuturnya.

Pertemuan bersama tokoh-tokoh bangsa ini menegaskan pentingnya soliditas nasional dalam menghadapi situasi politik global yang tengah memanas serta komitmen bersama untuk menjaga stabilitas dan ketahanan nasional.

Baca Juga: Viral Dompet Hilang di Blok M Jakarta, Bukan soal Duitnya yang Bikin Salfok tapi List THR sang Pemilik Jelang Lebaran Tiba

Editor: Boy

Sumber: Promedia Teknologi Indonesia, Rilis, Bakom RI

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X